Blog Image

Blog

Menarik! Inilah Fakta-fakta Denmark yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

April 22, 2019
Menarik! Inilah Fakta-fakta Denmark yang Mungkin Belum Kamu Ketahui image

Via fullsuitcase.com



Denmark adalah salah satu negara Skandinavia yang menganut monarki konstitusional. Ada banyak fakta menarik tentang Denmark yang jarang terdengar oleh kebanyakan orang. Berikut beberapa di antaranya.



Dannebrog Adalah Bendera Negara Tertua

Denmark

Via samvirke.dk

Dalam sejarahnya, Denmark adalah yang pertama kali menggunakan bendera dengan corak warna merah dan putih. Bendera yang diberi nama Dannebrog tersebut digunakan pada masa pemerintahan Raja Valdemar III di awal abad ke-13.

Menurut cerita rakyat, saat Denmark yang merupakan kerajaan Kristen, melakukan peperangan dengan Estonia pada tahun 1219, tiba-tiba bendera merah dengan motif salib putih horizontal jatuh dari langit. Konon itu pertanda jika Tuhan mendukung perjuangan mereka, sehingga membuat pasukan Denmark semangat dan berhasil memenangkan peperangan.

Pada abad 14, Denmark, Norwegia, dan Swedia membentuk suatu persekutuan bernama Kalmar Union. Saat itu, Finlandia masih tergabung dalam Swedia. Sementara Islandia, Greenland, Kepulauan Faroe tergabung dalam Norwegia. Bendera Denmark kemudian diadopsi menjadi corak negara-negara Kalmar Union tersebut.



Greenland Merupakan Bagian dari Denmark

Denmark

Via best-served.co.uk

Greenland merupakan pulau terbesar di dunia, dengan luas 2.166.086 km persegi. Lokasinya berada di Samudra Atlantik bagian utara dan dekat dengan Kutub Utara, sebelah timur lautnya Kanada. Karena luasnya tersebut, banyak yang mengira bahwa pulau yang 80% nya tertutup es ini merupakan benua tersendiri, padahal pulau ini masih termasuk dalam wilayah Kerajaan Denmark.



Begitu Juga Kepulauan Faroe

Denmark

Via elitereaders.com

Berlokasi di Samudera Atlantik Utara, 18 pulau di Faroe menjanjikan pemandangan alam dan arsitektur yang eksotis. Selain itu, kesederhanaan serta ketenangan Faroe juga menjadi sajian utama para pelancong yang ingin sejenak melepaskan diri dari penatnya kehidupan kota.

Greenland dan Kepulauan Faroe adalah wilayah kerajaan Denmark dengan kekuasaan politiknya sendiri.



Kementerian Lingkungan Pertama di Dunia

Denmark

Via atlasobscura.com

Denmark bisa dibilang pelopor dalam hal perubahan lingkungan yang lebih maju. Denmark merupakan negara pertama di dunia yang mendirikan Kementerian Lingkungan Hidup pada tahun 1971.



41% Energi di Denmark Berasal dari Tenaga Angin

Denmark

Via futureofenergy.web.unc.edu

Denmark menjadi salah satu negara yang sukses mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) dari energi angin. Dengan upaya pemerintah yang tidak memakan waktu yang sedikit, yakni lebih dari 20 tahun, saat ini Denmark berhasil mendapatkan supply energi yang 41% nya berasal dari tenaga angin.



Orang-orangnya Suka Bersepeda

Denmark

Via cityclock.org

Orang Denmark belajar bersepeda sejak usia dini. Hampir setiap orang Denmark bisa naik sepeda dan sepeda merupakan alat transportasi mereka sebelum yang lainnya. Di setiap musim mereka naik sepeda, bahkan ketika bersalju, tidak alasan dingin atau pun licin.

Faktor yang berperan meningkatkan minat orang Denmark bersepeda adalah dukungan dari pemerintah yang menginginkan warganya bersepeda untuk menghemat bahan bakar dan tetap ramah lingkungan. Pemerintah membangun infrastruktur khusus untuk para pesepeda. Negara ini mempunya total sekitar 12.000 km jalur sepeda yang dibangun oleh pemerintah.



Negara Paling Bahagia di Dunia

denmark

Via greatergood.berkeley.edu

Kebahagiaan biasanya diukur menggunakan indikator objektif seperti pendapatan, tingkat kriminalitas, dan kesehatan, serta metode subjektif berupa pertanyaan kepada responden tentang seberapa sering mereka mengalami emosi negatif atau positif.

Denmark sendiri selama ini dikenal memiliki pemerintahan yang stabil, angka korupsi yang rendah, dan akses terhadap pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.

Negara di Eropa ini memang memiliki pajak yang tergolong tinggi di dunia, tapi mayoritas warga Denmark merasa tak keberatan membayarnya. Mereka yakin pajak akan menciptakan masyarakat yang lebih baik.

Yang terpenting adalah orang Denmark memiliki sebuah konstruksi budaya yang disebut "hygge" (dibaca huge). Hygge merujuk pada interaksi sosial berkualitas tinggi, sesuatu yang terjadi ketika kita merasa aman, seimbang, dan berbagi pengalaman harmoni.

Mungkin perasaannya sama seperti saat kita ngopi bersama teman di depan api unggun atau piknik di taman saat musim panas. Bagi orang Denmark, Natal adalah waktu paling "hyggelig" dalam setahun. Orang Denmark juga sangat menghargai kebersamaan bersama keluarga dan teman.

Bekerja sampai lebih dari jam 5.30 sore adalah aneh dan bekerja di akhir pekan dianggap gila oleh orang Denmark. Idenya adalah keluarga harus punya waktu untuk main dan makan bersama di akhir hari, setiap hari.



Janteloven

Janteloven

Via nordicintelligence.com

Ada sebuah falsafah yang hingga kini masih terus dipegang teguh oleh banyak orang Skandinavia: hukum Janteloven. (Swedia=Jantelagen, Finlandia=Jantelaki, Islandia=Jantelögin).

Secara sederhana, Janteloven merupakan kode sosial yang fokus pada pencapaian dan kesejahteraan kolektif, sekaligus mengesampingkan pencapaian individu. Janteloven adalah alat utama guna memahami sejarah, kebudayaan modern, nilai kehidupan (psyche), hingga bagaimana negara-negara Skandinavia menganut sistem welfare state (negara kesejahteraan), dan paling sukses menerapkannya di dunia.

Perumusan nilai-nilai falsafah Janteloven bermula dari novel A Fugitive Crosses His Tracks (1936) karya Aksel Sandemose, penulis berdarah campuran Norwegia-Denmark. Novel tersebut berkisah tentang tokoh utama bernama Espen Arnakke yang mengembara ke Jante, sebuah kota imajiner di Denmark, demi mencari ketenangan atas kegelisahan akibat pembunuhan yang ia lakukan di masa muda.

Sandemose menggambarkan Jante sebagai sebuah kota yang secara ekstrem menerapkan prinsip egaliterianisme, hingga menggariskan bahwa eksistensi keakuan tidaklah ada. Sandemose sejatinya mengambil ide Jante dari kultur di Nykøbing Mors, kota tempat ia tumbuh di Denmark. Namun, ia berpendapat bahwa ide Jante itu memang sesuatu yang secara historis dapat ditemukan di seluruh desa dan kota-kota di berbagai negara Skandinavia.

Ada 10 poin dalam hukum Janteloven. Intisari dari hukum itu adalah: jangan pernah berpikir dirimu istimewa atau lebih baik. Ada poin-poin seperti, "Jangan berpikir anda istimewa", atau "Jangan berpikir anda lebih penting ketimbang kami", maupun "Jangan berpikir orang-orang peduli pada anda". Sandemose tidak bermaksud menjadikan 10 poin itu sebagai sebuah aturan yang mengikat.

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, 10 poin itu adalah rumusan sekaligus penggambaran bagaimana karakteristik mentalitas Skandinavia selama berabad-abad.



H.C. Andersen: Orang Denmark Paling Terkenal

Denmark

Via visitcopenhagen.com

Siapa yang tidak tahu dongeng tentang putri duyung, yang ingin memiliki kaki setelah bertemu pangeran tampan? Atau cerita itik buruk rupa yang ternyata seekor angsa cantik?

Kedua cerita dongeng tersebut merupakan karya seorang penulis berkebangsaan Denmark, Hans Christian Andersen yang lahir di Odense pada 2 April 1805.

Tak hanya menulis cerita dongeng fiksi, Andersen juga memiliki banyak karya literasi lain, mulai dari naskah skenario pertunjukan, catatan perjalanan, novel, hingga puisi. Namun yang paling banyak dikenal hingga menjadi ikon budaya di negara Barat adalah kisah-kisah dongengnya. Karya-karyanya dikenal melampaui batasan usia dan negara hingga telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 125 bahasa.



Sumber:

denmark.dk
brilio.net
cnnindonesia.com
economy.okezone.com
dewinielsen.com
kompas.com
wikipedia.org