Blog Image

Blog

5 Festival di Spanyol: Unik Hingga Kontroversial

November 2, 2019
/
Info , Spanyol
5 Festival di Spanyol: Unik Hingga Kontroversial image

Via thelocal.es



Banyak wisatawan yang tertarik dengan festival-festival yang ada di Spanyol. Bukan hanya unik, festival-festival di negeri matador itu bahkan ada yang kontroversial. Bagaimana menurutmu? Coba lihat saja festival-festival unik tersebut di bawah ini dan berikan penilaianmu sendiri!



La Tomatina, Festival Perang Tomat

La Tomatina

Via planeteu.com

Festival ini diselenggarakan di Spanyol pada setiap hari Rabu terakhir di bulan Agustus. Kota Bunol, Valencia, Spanyol dipilih menjadi lokasi untuk perang makanan ini.

Sekitar 20.000 hingga 50.000 turis berdatangan setiap tahunnya untuk mengikuti festival mlempar tomat ini. Mereka datang dari berbagai negara, dan bersedia menginap demi ikut festival ini.

Sejarah la Tomatina berawal dari ketidaksengajaan, namun karena dirasa menyenangkan akhirnya dilakukan secara rutin setiap tahun. Kacau namun menyenangkan, itulah dua kata yang tepat untuk mendeskripsikan festival ini.



Festival Melompati Bayi

Festival Spanyol

Via businessinsider.com.au

Festival ini diadakan dalam rangka memperingati Corpus Christi. Dalam festival ini, para bayi diletakkan di atas kasur. Rata-rata bayi-bayi itu berusia kurang dari 12 bulan. Kemudian pria dari desa Castrillo de Murica akan berpakaian seperti setan dan bergantian melompati para bayi.

Hal ini dilakukan untuk mengambil sifat-sifat buruk dari para bayi, semacam pembaptisan dengan cara yang aneh. Meski sangat terkenal di Spanyol, festival ini banyak ditentang oleh kalangan agama karena bertolak-belakang dengan ritual agama setempat.



Festival Angkat Peti Mati

Santa Marta de Ribarteme

Via turismoriasbaixas.com

Festival ini merupakan salah satu festival keagamaan yang disebut Santa Marta de Ribarteme. Dalam festival ini, orang-orang yang menginnginkan kesembuhan akan diarak keliling kota dalam sebuah peti mati. Terkadang, ada kalanya, yang sakit juga ikut mengangkat peti tersebut.

Setelah ritual angkat peti mati selesai, kota Las Nieves dipenuhi oleh ledakan kembang api. Para pedagang juga menawarkan barang-barang yang berhubungan dengan keagamaan. Festival ini dilakukan untuk meminta keberkatan yang maha kuasa.



Festival Lautan Api

Bonfires of Saint John

Via veoapartment.com

Festival ini diberi nama festival Bonfires of Saint John. Diadakan dari tanggal 19 hinga 24 Juni, festival ini akan membuat penjuru kota di negara Spanyol membara dengan nyala api. Biasanya warga akan membakar furnitur mereka yang tidak terpakai lagi.

Setelah api dinyalakan, para warga akan menonton letupan api itu sambil minum cokelat panas. Anak-anak biasanya akan berlarian di antara api itu. Di akhir acara, akan dipilih 86 anak perempuan dan 86 wanita dewasa tercantik di kota tersebut.



Festival Melempar Kambing

Festival Spanyol

Via easyvoyage.co.uk

Ini mungkin adalah festival paling aneh di Spanyol. Setiap tahun, di hari Minggu ke-empat di bulan Januari, festival lempar kambing diadakan. Di kota kecil bernama Manganeses de la Polvorosa, para warga berkumpul untuk festival melempar kambing untuk menghormati St Vincent de Paul.

Seorang pemuda akan mencari seekor kambing di desanya, mengikat kambing tersebut dan membawanya ke puncak menara gereja. Dari ketinggian sekitar 50 kaki, pemuda itu akan melemparkan kambing untuk kemudian ditangkap oleh para warga. Namun festival ini banyak ditentang karena dianggap menyiksa hewan.



Sumber:

boombastis.com
cnnindonesia.com