Blog Image

Blog

Kota Praha dan Jam Astronomi-nya yang Megah

January 9, 2020
/
Objek Wisata , Republik Ceko
Kota Praha dan Jam Astronomi-nya yang Megah image

Via likealocalguide.com



Praha adalah kota yang relatif selamat dari keganasan Perang Dunia II. Ibu kota Republik Ceko ini dipenuhi gedung-gedung tua abad pertengahan. Jalanan yang terbuat dari batu-batu besar, gereja-gereja tua, hingga kafe dan bar bergaya abad pertengahan, Praha memiliki banyak sekali pesona yang luar biasa untuk kita kunjungi.

Duduk-duduk santai di sentrum – Wenceslas Square (Vaclavske Namesti), taman di pusat kota yang berbentuk persegi panjang, yang kiri-kanannya diapit jalan -- adalah kenikmatan tersendiri.

Taman ini semacam selasar atau koridor. Panjangnya sekitar 750 meter dengan lebar sekitar 20 meter. Di ujung taman ada patung Saint Wenceslas sedang menunggang kuda. Di belakangnya ada museum nasional yang indah bergaya neoklasik. Itulah lanskap pusat kota, yang kiri-kananya dipenuhi toko suvenir, hotel, kantor, dan restoran.

Praha

Via abroadbible.com

Sentrum ini telah menjadi area warisan dunia yang dilestarikan. Kawasan ini menjadi pusat kegiatan untuk demonstrasi dan beragam pesta. Sentrum dibangun pada abad ke-14 yang kemudian menjadi kota baru.

Namun kenikmatan dan keindahan pusat kota yang bekas pasar kuda di abad pertengahan ini bukan menjadi puncak wisata di Praha. Datanglah ke kota tua, kota yang dibangun pada abad ke-10. Kota ini dipenuhi gedung-gedung tua berbahan batu bergaya Roman dan Gothic, berupa gereja maupun rumah-rumah tua. Kota Tua ini berbatasan langsung dengan Wenceslas Square.

Kota Tua Praha

Via telegraph.co.uk

Pusat destinasi utama Kota Tua adalah jam astronomi Praha, dikenal sebagai Prazsky Orloj (Prague Orloj). Inilah salah satu dari tiga jam astronomi tertua di dunia, namun menjadi yang tertua yang masih berfungsi. Jam ini diletakkan di sisi selatan menara Old Town Hall – sejumlah bangunan yang saling terhubung dari bawah tanah.

Jam ini secara resmi hadir pada 9 Oktober 1410, lebih dari 605 tahun yang lalu. Jam ini terdiri atas tiga bagian: jam astronomi, patung orang suci, dan kalender. Bagian tertua adalah jam astronomi tersebut, sedangkan bagian kalender dibuat pada 1490. Adapun patung orang-orang suci dibuat pada 1787-1791.

Jam Astronomi Praha

istockphoto.com/AlxeyPnferov

Ornamen-ornamen lain ditambahkan pada tahun-tahun yang berbeda. Pada bagian paling atas ada dua jendela, yang tiap jam akan terbuka. Lalu ada patung-patung orang suci yang bergerak, dan diakhiri gerakan manusia tengkorak yang menandai bunyi jam. Para turis biasanya menunggu momen dua jendela kecil terbuka hingga bunyi dentingan jam. Mereka rela mendongak berlama-lama menunggu momen tersebut.

Bagian kedua, yang terletak di bawah bagian gerakan patung-patung tersebut, adalah jam astronomi. Bagian ini memperlihatkan posisi matahari dan bulan setiap saat. Bahkan bagian bulan akan memperlihatkan penampakan bulan: sabit, purnama, dan seterusnya. Semua bergerak secara rumit sehingga bisa memperlihatkan posisi siang dan malam, juga pergerakan bayangan matahari. Pada bagian paling bawah, bagian ketiga, adalah kalender, lengkap dengan posisi zodiak. Jam ini secara rumit menggerakkan semua bagian tersebut secara terintegrasi.

Jam Astronomi Praha

Via locationscout.net

Para turis umumnya akan mengambil foto di depan jam tersebut. Mereka juga bisa naik ke menara dengan menggunakan lift untuk melihat ke bagian dalam. Mereka bisa naik hingga ke balkon yang terletak di atas jam.

Jam astronomi yang menjadi bagian utama dari jam ini dibuat oleh Mikulas z Kadane (Mikulas of Kadan) dan Jan Sindel, dua orang desainer dan pembuat jam. Jam ini dibuat di masa Kaisar Wenceslas IV. Peringatan 600 tahun jam ini pada 2010 dilakukan secara besar-besaran dengan diorama digital yang atraktif mengenai perjalanan jam dari masa ke masa, termasuk melewati perang maupun perbaikan-perbaikannya.

Kota Tua Praha

Via getours.com

Salah satu keahlian orang-orang Barat adalah menciptakan narasi di setiap destinasi wisata. Tak heran jika cerita tentang jam ini juga dipenuhi bumbu kisah-kisah dongeng. Para pembuat suvenir menjadikan jam astronomi ini sebagai barang dagangan yang laris: kaos, magnet, gantungan kunci, dan sebagainya.



Sumber:

republika.co.id
blog.dwidayatour.co.id