google-site-verification=AOYRHgpDOntB3EvRlySAl_jg6Wg0X4N6Y_61RowWP8U

Berniat Liburan Ke Iran? Yuk Simak Beberapa Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Ketika Berkunjung Ke Nega


Berniat Liburan Ke Iran? Yuk Simak Beberapa Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Ketika Berkunjung Ke Nega image

Iran merupakan sebuah negara di kawasan Timur Tengah yang terletak di Asia Barat Daya. Meskipun Iran belum menjadi tempat destinasi favorit masyarakat Indonesia, tapi kalau kamu punya rencana berlibur kesana alangkah baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu apa aja sih hal yang gak boleh dilakukan saat sedang berada di negara ini? Yuk kita bahas!

1. Jangan menunjukkan kemesraan di depan publik.

Hal pertama yang gak boleh kamu lakuin saat berada di Iran adalah jangan menunjukan kemesraan di depan umum! Mengapa demikian? Hal ini disebabkan karena negara Iran adalah negara yang agamis dan menjunjung tinggi norma kesopanan, dimana sebagian besar masyarakatnya menganut agama Islam.

Maksud dari tidak boleh menunjukan kemesraan di depan ataupun di tempat umum itu artinya, kamu tidak boleh berciuman, berpelukan, atau merangkulkan tangan pada tubuh kekasih di tempat umum. Malahan pernah ada sepasang kekasih yang melakukan lamaran di sebuah mall lalu videonya viral di media sosial, dan pada akhirnya pasangan tersebut ditangkap polisi! Waduh, serem kan yaa. Beda banget dengan negara-negara di Eropa atau negara lainnya yang cenderung bebas.

2. Jangan membawa minuman beralkohol.

Hal kedua yang gak boleh dilakuin saat berada di Iran adalah jangan membawa minuman beralkohol. Meskipun mungkin masih bisa ditemukan di tempat-tempat tertentu, tetapi sebaiknya kamu jangan sembarangan membawa atau meminum minuman beralkohol ketika sedang berada di Iran ya! Hal ini dilakukan untuk menghormati peraturan yang memang sudah berlaku disana.

 

3. Jangan mengatakan Teluk Arab atau Teluk saja.

Loh, kenapa?

Secara historis, negara Iran menyebut perairan yang memisahkan Iran dan negara-negara Arab di kawasan itu merupakan Teluk Persia. Meskipun dari pihak negara Arab menekankan bahwa itu adalah teluk Arab, atau setidaknya menyebutnya dengan dua nama (Teluk Arab dan Teluk Persia) namun pihak dari negara Iran bersikeras ingin teluk tersebut dinamai dengan Teluk Persia karena memiliki bukti sejarah yang kuat atas teluk tersebut.

Jadi, orang Iran tetap beranggapan dan menyebut bahwa teluk itu adalah Teluk Persia (Persian Gulf). Meskipun terdengar sepele, tapi peraturan tersebut harus di taati ya karena bagi masyarakat Iran sebutan Teluk Arab atau Teluk sebenarnya adalah subjek yang sensitif.

 

4. Jangan berjabat tangan atau bersalaman dengan lawan jenis di depan umum.

Hal selanjutnya yang gak boleh kamu lakuin pas ada di negara Iran adalah jabat tangan atau bersalaman dengan lawan jenis di depan umum. Seperti yang udah dijelasin tadi, negara Iran ini adalah negara yang mayoritas masyarakatnya memeluk agama Islam, jadi norma kesopanan sangat dijunjung tinggi di negara yang satu ini. Jangan menjabat tangan atau mengajak bersalaman kepada lawan jenis di depan umum ya, karena hal tersebut bisa dijatuhi hukum pidana seperti hukum cambuk. Hmm cukup ngeri ya..

 

5. Jangan mengambil foto bangunan pemerintah.

Nah peraturan yang satu ini adalah peraturan yang sangat serius dan jangan pernah dilanggar.

Selama kamu berfoto-foto ria, sangat dilarang untuk memotret bangunan pemerintah. Kalau sampai mengambil foto bangunan pemerintah, kamu bisa langsung didatangi oleh polisi atau tentara yang selalu berkeliaran disana. Kamera dan segala jenis peralatan untuk mengambil foto akan disita.

6. Jangan mengacungkan jempol kepada orang lain.

Kalau di Indonesia mengacungkan jempol kepada orang lain berarti mengapresiasi suatu perkerjaan atau apapun yang baik, mungkin sudah biasa yaa. Tapi beda hal nya kalau kamu sedang berada di negara Iran. Di negara ini, mengacungkan jempol kepada orang lain bisa dianggap sebuah penghinaan dan dianggap tidak sopan. Hati-hati ya guys!

 

7. Jangan naik taksi tanpa tanda atau taksi tidak resmi.

Di negara Iran, setiap mobil bisa menjadi taksi meskipun bukan taksi resmi. Tapi, orang Iran pun terbiasa menumpang di taksi tidak resmi. Kalau suatu saat nanti kamu berkunjung ke Iran dan berniat menggunakan transportasi seperti taksi ini, sebaiknya kamu hanya memilih taksi bertanda atau taksi resmi. Patikan juga untuk menegosiasikan harga sebelum masuk agar gak kaget pas ditagih ongkosnya! Hehe.

Terutama jika kamu sedang berada di daerah Teheran, akan lebih baik lagi jika kamu menggunakan aplikasi berbagi perjalanan seperti Snapp atau Tap30, karena informasi pengemudinya sudah terdaftar. Kalau di Indonesia mungkin seperti aplikasi Grab atau Gojek kali yaa.

 

Sumber : idntimes.com, tribunnews.com


Related Post