google-site-verification=AOYRHgpDOntB3EvRlySAl_jg6Wg0X4N6Y_61RowWP8U

Inilah alasan kenapa Finlandia menjadi Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia


Inilah alasan kenapa Finlandia menjadi Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia image

Finlandia merupakan negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Hal ini tidak mengherankan mengingat negara yang terletak di ujung Benua Eropa ini, sangatlah memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pendidikan awal atau pendidikan anak usia dini.

Hal ini ditunjukkan sejak hasil ujian Internasional PISA (Program Penilaian Pelajar Internasional) yang keluar pada tahun 2000. Tidak hanya unggul dalam Literasi membaca, Finlandia juga berhasil meraih peringkat keempat dan ketiga di bidang Matematika dan Ilmu Alam. Hal ini tentunya menjadi perhatian khusus dari seluruh dunia.

Selain itu, negara ini juga memberikan kebebasan kepada para jajaran pendidik untuk mengolah kurikulum sendiri  dan menentukan metode materi belajar-mengajar.

Berikut adalah beberapa faktor yang menjadikan Finlandia sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia :

1. Mulai Sekolah Pada Usia 7 Tahun

Negara ini berpendapat, kesiapan mental anak-anak ketika memasuki dunia sekolah adalah hal yang paling penting, dan usia 7 tahun dianggap usia terbaik.

Jika dibandingkan dengan beberapa negara lainnya, tentunya hal ini terbilang telat. Namun pada kenyataannya, anak-anak di Finlandia justru menjadi jauh lebih kreatif dan mampu menentukan cara belajarnya sendiri, mereka juga bahkan bisa memecahkan masalah sendiri. Hal ini terbukti dari tes Internasional Programme for International Student Assesment (PISA), dimana anak-anak Finlandia menempati peringkat pertama.

2. Hanya 1 Kali Ujian

Finlandia justru hanya memiliki satu kali ujian yang disebut National Matriculation Examination. Ujian ini diselenggarakan menjelang akhir masa sekolah menengah atas (setara SMA di Indonesia).

Pasi Sahlberg, seorang profesor dan mantan direktur jenderal di Kementerian Pendidikan Finlandia, menjelaskan bahwa soal yang ada dalam National Matriculation Examination juga tidak menghindari dari topik yang kontroversial untuk pembelajaran. Para pelajar di sana pun diharapkan bisa menanggapi suatu hal dengan analitis, kritis dan logis.

3. Tidak Ada Persaingan

Jika kebanyakan sekolah menerapkan rangking, peringkat atau nilai untuk menandakan mana murid yang pintar dan patut dijadikan teladan, maka sistem pendidikan di Finlandia sangatlah jauh berbeda.

Sahlberg mengutip satu quote dari seorang penulis bernama Samuli Paronen yang mengatakan bahwa: "Pemenang sejati tidak berkompetisi."

Itulah yang membuat Finlandia tidak memiliki daftar sekolah terbaik, favorit ataupun unggulan. Karena sistem pendidikan di sana bukanlah untuk kompetisi, tapi berkolaborasi agar lebih baik dalam menerapkan norma yang mereka anut.

4. Tidak Ada PR

Di Finlandia, orangtua menganggap guru telah memenuhi sebagian besar dari apa yang siswa butuhkan dalam batasan hari sekolah, dan sekolah pun menganggap hal yang sama. Tanpa PR siswa diyakini dapat lebih leluasa mengerjakan hal lainnya di luar pendidikan, entah itu sekedar istirahat, bermain, atau mempelajari hal lain yang menjadi hobinya. Pemerintah merasa waktu belajar siswa di sekolah sudah cukup baik.

5. Guru menjadi Profesi yang Paling Dihormati

Para guru di Finlandia juga diperlakukan setara layaknya profesor di universitas. Jam kerja mereka hanya sedikit dan lebih banyak waktu digunakan mereka untuk perencanaan pelajaran. Para guru juga memiliki bayaran yang cukup tinggi sekitar 41.000-43.000 dollar AS setahun atau setara Rp 615-645 juta.

6. Waktu Sekolah yang Pendek

Anak-anak di negara ini tidak diforsir untuk terus-menerus belajar tanpa henti. Sekedar onformasi, siswa-siswa Sekolah Dasar (SD) di Finlandia hanya menghabiskan wakti 4-5 jam per hari di sekolah. Sementara siswa SMP dan SMA memiliki sisten sama dengan anak kuliahan, dimana mereka datang ke sekolah pada jam mata pelajaran yang dipilih saja.

7. Waktu Istirahat Itu Penting

Untuk siswa SD, dari 45 menit jam belajar, mereka akan mendapat istirahat 15 menit. Pemerintah Finlandia percaya bahwa istirahat yang cukup memungkinkan siswa menyerap pelajaran lebih baik dan membantu anak lebih fokus.

8. Tidak Takut Bereskperimen

Guru-guru Finlandia didorong membuat laboratorium mini sendiri untuk gaya mengajar, meningkatkan apa yang berhasil dan menghilangkan apa yang tidak. Pola pikir eksperimental seperti ini memungkinakan guru mampu berpikir dan menemukan solusi "out of the box".

9. Biaya Pendidikan Gratis

Di Finlandia, enggak cuma program sarjana saja yang benar-benar bebas biaya, tapi juga program magister hingga doktoral. Para pelajar bebas mengejar tujuan pendidikan tinggi mereka tanpa khawatir biaya. Kabar baiknya, ini juga berlaku bagi mahasiswa asing, lho!

Jadi, berminat untuk melanjutkan pendidikanmu di Negara Finlandia?


Related Post